sedih mahasiswa
Nurani tidak lagi menjadi senjata sakti
Sudah tumpul tertutup debu trasdisi dan arogansi
Lihat momen kebanggaan kampus kita kita : kaderisasi
Hak azasi mahasiswa di kencingi
Pelakunya ya kita – kita sendiri
Penindasan :dari mahasiswa, oleh mahasiswa, untuk mahasiswa sendiri
Betapa hebatnya kita kini
Ditindas rektorat kita cerdas dalam berteriak dan memaki
Menindas teman sendiri malah jadi kebanggaan pribadi
Manusia dikastakan berdasarkan kaderisasi yang diikuti
Pembenaran : keberlangsungan organisasi,tegaknya konstitusi
Kebenaran : keberlangsungan tradisi, tegaknya arogansi
ckckckck
Aduuuh kawan, apa yang kau pikirkan ini?
Jangan tanya pada otak, yang bisa menjawab cuma hati nurani
Jangan mau dijajah oleh hukum yang dibuat sendiri
Apa Tuhan kalian sekarang konstitusi yang dibentuk oleh tradisi?
Kau kira bisa mengabdi pada rakyat dengan cara seperti ini?
Kau pikir mentari kampus kita nyalanya seperti ini?
Musuh utama sekarang bukan tentara lagi, tapi diri sendiri
Ya ...pribadi yang kupaparkan diatas tadi
dan ..mungkin termasuk diriku yang tak kunjung bernyali dan bertaji....
HIDUP MAHASISWA!!!
Hahaha, hidup dengan nurani yang hampa!!!
maafkan dua puisi terakhir isinya menghujat selalu...
sekedar penyaluran rasa sedih, hanya itu..
3 Comments:
hmm...
eh,bukan itu ya huruf terakhirnya???Ups.. hehehehe
semoga gw juga bukan hidup diperbudak oleh konstitusi dan segala macem tetek bengek yang bikin gw pengen nangis akhir - akhir ini...
semoga selalu diingetin juga klo kita punya hati nurani..
HIDUP MAHASISWA!!!
iya rif, begitulah mahasiswa (khususnya itb) semangat untuk "mengakeder" kasta yang lebih rendah.......pembodohan massal berkedok OSKM dan sejenisnya. semoga pikiran kita diberikan petunjuk yang benar............
asslm
maaf saya membaca blog anda
saya ardhi mahasiswa UGM
yang hampir penat dan muak dengan pembedaan kasta lewat kaderisasi
terkadang saya bingung
sebagai seorang muslim
tentunya tidak ingin saling sebal
seharusnya akur dan saling melengkapi
namun mengapa orang yang tidak segolongan selalu dianggap lain.
kiranya anda mau memberikan masukan atau sumbangan cerita tentang pergerakan di ITB.melalui email saya the_earth@plasa.com
jzk
salam takdzim
hidayat
Post a Comment
<< Home